Menggunakan Database MYSQL
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengintal MySQL, setelah instalasi selesai, maka aktifkan(jalankan) MySQL nya, selanjut nya baru kita lakukan prosedur dibawah ini.
Driver/ Connector Java-MySql
MySql connector/J dipakai sebagai driver bagi koneksi program java(melalui JDBC) ke MySql.
Untuk windows, connector ini berada dalam bentuk ZIP. File ZIP berisikan source binary dalam bentuk JAR. File JAR diperlukan untuk akses server MySQL dari program java umumnya memiliki nama berbentuk “myssql-connector-java-X.Y.Z-bin.jar” dimana X.Y.Z merupakan versi dari connector.
Untuk menginstall file ZIP dan driver connector ini(ex: dipakai versi 3.1.6),ikuti langkag berikut:
- siapakan paket ZIP, mysql-connector-java-3.1.6.zip
- buka dan ekstrak fil-filenya dalam winzip atau program unzip lainnya ke direktori tertentu dalam hardisk. Misalnya, anda mengekstrak file tersebut ke dalan folder C:\java\mysql-connector-java-3.1.6\
- carilah file mysql-connector-java-3.1.6-bin.jar dalam folder instalasi
- Tentukan direktori instalasi dari JDK($JAVA_HOME). Misalnya direktori ini adalah C:\Java\jdk1.5.0_05\.
- Copy file C:\java\mysql-connector-java-3.1.6\ mysql-connector-java-3.1.6-bin.jar kedalam folder JDK C:\Java\jdk1.5.0_05\jre\lib\ext atau (atau $JAVA_HOME\jre\lib\ext\)
File JAR boleh saja diletakkan dalam folder yang berbeda namun Anda harus mendaftarkannya kedalam CLASSPATH agar dapat dikenali oleh compiler dan JVM.
Registrasi Driver
dalam IDE NetBeans, jika driver MySQL belum didaftarkan langkah berikut:
- dalam jendela runtime lakukan klik kanan diatas node Drivers dan kemudian jalankan menu kontekstual Add Driver sehingga dialog Add JDBC Driver terbuka.

Gambar 1 Dialog untuk menambah driver database
- Klik tombol Add dan tentukan lokasi dari file connector (JAR). Umumnya file ini terletak dalam folder jre\lib\ext\ relatif terhadap direktori instalasi JDK meski mungkin saja berada dalam folder lain.

Gambar 2Menambhakan driver MySQL connector/J
- setelah terpilih, gunakan combobox untuk memilih driver Class=”org.gjt.mysql.Driver”. isi name dan tekan OK.
Didalam node drivers pada jendela runtime seharusnya akan ditambahkan node baru berupa driver MySQL tersebut.

Gambar 3Jendela runtime menampilkan driver MySQL yang baru ditambahkan
Membuat database baru
Untuk membuat database didalam server MySQL, kita akan memakai koneksi default “jdbc:mysql:///[root on default schema]”
1. pastikan bahwa server MySQL sudah dijalankan.
2. dalam jendela runtime, klik kanan diatas node “jdbc:mysql:///[root on default schema]” tersebut. Jalankan menu kontekstual Connect. Dalam dialog connect isikan password(jika tidak menggunakan password kosongkan saja) lalu tekan OK.
3. dalam jendela runtime, klik kanan lagi diatas node koneksi “jdbc:mysql:///[root on default schema]”. Jalankan menu kontekstual execute command.
4. dalam jendela editor yang akan ditampilkan, isikan perintah SQL berikut:
create database mhs;
5. diatas editor, klik tombol toolbar Run SQL(atau tekan

Gambar 4 Perintah SQL dapat dimasukkan dan dijalankan dalam editor
Perhatikan pesan yang muncul dibagian bawah editor:
Executed successfully in 0.188 s, 1 rows affected.
Line 1, column 1
Execution finished after 0.188 s, 0 error(s) occurred.
Membuat koneksi ke database baru
Langkah-langkahnya:
1. dalam jendela runtime, klik kanan diatas node driver MySQL lalu jalankan menu kontekstual Connect Using. Akan terbuka dialog New Database Connection.
2. Dalam dialog, isikan database URL. Misal anda
Database=mhs, 3306 port default dari server MySQL pada URL http://localhost.

Gambar 5Menambah koneksi database MySQL
3. isi user name dan password jika ada, kalau tidak ada kosongkan saja, lalu klik OK
jika sukses maka akan tampil pesan “Connection estabilihed” serta didalam jendela runtime akan ditambahakan node baru berupa koneksi database MySQL “mhs” tersebut.

Gambar 6.Koneksi database “mhs” dalam server MySQL, ditampilkan dalam Database Explorer
Membuat koneksi database adalah sesuatu yang wajib dilakukan agar database dapat diakses dan dimanipulasi.
Koneksi database akan tetap tersimpan dalam konfigurasi IDE Netbeans, jika lain kali anda membuka netbeans lagi koneksi tersebut akan tetap ada.
Langkah-langkah untuk menjalankan koneksi:
- dalam jendela runtime, klik kanan diatas node “jdbc:mysql://localhost:3306/mhs”lalu jalankan menu kontekstual Connect.
- dalam dialog connect, masukkan password jika ada, jika tidak kosongkan saja lalu tekan tombol OK.
Maka anda telah terkoneksi dan anda dapat melakukan akses dan manipulasi terhadapa database dan kemudian mengisinya dengan data.
Membuat table baru didalam database
Tadi kita sudah membuat database, sekarang kita bisa menambahkan table-tabel kedatabase tersebut.
- Yang pertama dengan memakai perintah SQL, sama persis seperti yang kita lakukan ketika membuat database.
- Yang kedua dengan memakai menu kontekstual Create table. Menu ini dapat dibuka jika melakukan klik kanan diatas node tables dalam jendela Runtime.
Cara kedua akan menampilkan dialog:

Gambar 7. dialog untuk membuat table
Cara kedua ini memiliki keterbatasan. Misalnya kita tidak dapat menentukan auto-increment atau foreign-key secara langsung terhadap sebuah field.
Oleh karena itu cara pertama dengan memakai perintah SQL adalah cara terbaik untuk membuat table, khususnya jika kita akan membuat table relasional.
Caranya:
- Dalam jendela Runtime, klik kanan diatas node koneksi “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs” dan jalankan menu kontekstual Execute Command.
- dalam jendela editor isikan perintah SQL:
create table ortu(id varchar(5) primary key, nama varchar(40), alamat varchar(50), hp varchar(12));
- diatas editor, klik tombol Run SQL(Ctrl_shift+E)
- selanjutnya kita membuat table relationalnya bisa menggunakan editor yg sama (SQL sebelumnya dihapus) atau editor baru dengan cara klik kanan pada koneksi “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs” lalu jalankan menu kontekstual Execute Command.
- isikan perintah SQL:
create table mhs(id_mhs varchar(5) not null primary key,nama varchar(20),alamat varchar (50), id_ortu varchar(5) references ortu(id_ortu) on delete cascade on update cascade);
- Diatas editor, klik kanan tombol toolbar run SQL
- Didalam jendela runtime, buka node koneksi “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs”
- Klik kanan diatas node Tables lalu jalankan menu kontekstual refresh
Kedua table diatas dapat dilihat telah ditambahkan kedalam koneksi node “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs”|tables.

Gambar 8. Tabel-tabel dalam skema database “mhs” yang telah ditambahkan memakai perintah SQL.
Bukalah node Tables|ortu

Gambar 9. Struktur table “ortu” berupa daftar field yang ditampilkan dalam database explorer
Terlihat daftar kolom(field) didalam table ortu, daftar index dan foreign keys.
Jika melakukan klik kanan diatas node Tables, anda dapat menjalankan perintah untuk menambahkan kolom baru, mendefenikan kembali struktur table(recreate) dan sebagainya.
Mengisi Data Tabel(Populate)
Table “mhs” dan “ortu” dari database “mhs” yang telah dibuat diatas masih kosong, data dapat ditambahkan kedalam table dengan perintah SQL.
- Dalam jendela runtime, klik kanan diatas node koneksi “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs” dan kemudian jalankan menu kontekstual Execute Command.
- Dalam jendela editor, isikan perintah SQL:
insert into ortu(id_ortu,nama,alamat) values ('OR001','Nia','jl.Umbansari no.97A');
- Diatas editor, klik tombol toolbar run SQL
- Lakukan hal yang sama untuk mengisi table mhs.
Menampilkan Isi Tabel
Kita dapat melihat isi table-tabel yang telah dibuat diatas didalam IDE, misalnya untuk koneksi “jdbc:mysql//localhost:3306/mhs”, lakukan langkah berikut:
- Dalam jendela runtime, klik kanan diatas node koneksi Tables|ortu lalu jalankan menu kontekstual View Data.
Dalam jendela editor akan ditampilkan result set data dari table “ortu”

Gambar 10. Perintah SQl untuk menampilakan data ditabel ortu.
- demikian juga untuk table mhs, dapat dilakukan dengan cara yg sama.
terima kasih ya. ntar saya coba. saya mau buat aplikasi pake db mysql
BalasHapus